Sisi Gelap Liga Inggris

Sisi Gelap Liga Inggris, Sisi Gelap Liga Inggris tersebar luas. Meski bersatus salah satu kompetisi elite di eropa, Liga inggris mempunyai sejumlah masalah. Premier league sebagai operator kompetisi gagal melayani klub-klub yang bernaung dibawahnya secara optimal. Lantas, Apa saja sisi gelap Liga Inggris?

Berikut Sisi gelap liga inggris :

  • Gagal Impor Pemain

Inggris sejak dulu kesulitan mengimpor pemain ke luar negeri. Ambil contoh dari 26 pemain Timnas Inggris yang mentas di Piala Eropa 2020, Cuman Jadon Sancho dan Jude Bellingham yang bermain di luar negeri, Tepatnya bersama Borussia Dortmund.

Sekarang jumlahnya pun semakin sedikit setelah Jadon Sancho memilih hengkang ke Manchester United pada musim panas 2021. Apakah ini pertanda kualitas sepakbola asal Inggris tak begitu menarik perhatian klub-klub luar negeri? Jika benar seperti itu, Pekerjaan rumah bagi para pengelola klub. Pengelola klub diharapkan tidak hanya mencari pemain instan dari luar negeri, Tetapi juga memaksimalkan potensi pemain-pemain lokal mereka.

  • Pemain Muda Minim Kesempatan

Menurut penelusuran media asal Inggris, The Independent, Dari total 1,5 juta anak-anak, Cuman 180 di antaranya yang mendapat kesempatan bermain di Liga Inggris . Hal itu berarti, Tingkat keberhasilannya hanya 0,012 persen! Keegoisan pemilik klub yang ngotot memburu gelar, Membuat mereka mengabaikan pemain-pemain akademi. Mereka memilih mendatangkan pemain jadi atau pemain muda bertalenta dari luar negeri ketimbang memanfaatkan tenaga-tenaga muda yang ada di skuad mereka.

  • Gagal Kelola Keuangan

Sejumlah klub Liga Inggris gagal mengelola keuangan mereka secara optimal. Pada medio 1997-2001,  Leeds United sempat berstatus klub tersukses di Inggris. Dalam periode tersebut Leeds United mendatangkan sejumlah pemain top seperti Rio Ferdinand, Harry Kewell hingga Mark Viduka.

Namun, Sebab pengelolaan keuangan yang buruk, Leeds United perlahan-lahan terlilit utang. Ujung-ujungnya, Leeds United yang kehilangan pemain-pemain terbaiknya harus terdegradasi di ujung Liga Inggris 2003-2004.

Be the first to reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *